Senin, 29 Mei 2017 - 07:23:43 WIB

Waspadai Demam pada Anak Akibat Penyakit Japanese Encephalitis

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Penyakit - Dibaca: 594 kali

Hingga saat ini, belum ada obat untuk mengatasi infeksi JE, pengobatan hanya bersifat suportif untuk mengurangi tingkat kematian akibat JE. Pengobatan yang diberikan berdasarkan gejala yang diderita pasien (simtomatik), istirahat, pemenuhan kebutuhan cairan harian, pemberian obat pengurang demam, dan pemberian obat pengurang nyeri. Pasien perlu dirawat inap supaya dapat diobservasi dengan ketat, sehingga penanganan yang tepat bisa segera diberikan bila timbul gejala gangguan saraf atau komplikasi lainnya.

Sebanyak 85% kasus JE yang dilaporkan pada 2016 terjadi pada kelompok umur kurang dari 15 tahun. Hal ini menyebabkan JE dianggap sebagai penyakit pada anak. Padahal, sebenarnya JE juga dapat berjangkit pada semua umur, terutama bila virus tersebut baru menginfeksi daerah baru dimana penduduknya tidak mempunyai riwayat kekebalan sebelumnya.

Intervensi yang paling utama dalam penanggulangan JE adalah pengendalian vektor, eliminasi populasi unggas, vaksinasi pada babi, eliminasi pemaparan manusia pada vektor, dan imunisasi JE pada manusia. Imunisasi merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah JE pada manusia.

  Berita Terkait


Isi Komentar :
  • Mengenal Vaksin Influenza Untuk Memproduksi Antibodi Pencegah Virus
  • Kemenkes Luncurkan 8 Inovasi Program Kesehatan
  • Rakerkesnas 2019 : Kemenkes Targetkan Untuk Tingkatkan Cakupan Kesehatan Semesta (UHC).
  • Kejadian Demam Berdarah Dengue Tahun 2019
  • Cegah Kanker dengan Deteksi Dini dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

070644

Pengunjung hari ini 12
Total pengunjung 26238
Hits hari ini 17
Total Hits 70644
Pengunjung Online 1
Bagaimana warna tema web ini?

Lihat Hasil Poling